<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="383">
<titleInfo>
<title>sifat mekanik sambungan las SMAW (Shield ARC Metal Welding) pelat baja lunak grade A terhadap variasi sudut pengelasan</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nur Yanu Nugroho</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Aria Fauzi Pradipta</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2014</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii, 69 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Pada pengerjaan pengelasan pelat kapal sering dijumpai proses pengelasan yang dilakukan oleh operator las dengan sudut pengelasan yang bervariasi, hal ini menyebabkan kekuatan atau sifat mekanik yang dihasilkan juga berbeda-beda dan tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Dalam penelitian ini dikaji sifat mekanik sambungan las SMAW pelat baja lunak terhadap variasi sudut pengelasan. Spesimen dibuat mengikuti standar BKI dan dilakukan pengujian tarik dan bending. Pembuatan spesimen dan proses pengujian spesimen dilakukan di laboratorium produksi dan konstruksi Fakultas Teknik Kelautan ITS. Dari uji ini dapat diambil data-data tentang karakteristik kekuatan tarik bahwa dari hasi pengujian harga (ultimate tensile strength), kekuatan luluh (yield strength), perpanjangan (elongation), dan penyusutan luas penampang material (reduction of area) nilai tertinggi ada pada variasi sudut 70°. Sedangkan pada uji bending terdapat satu spesimen yang gagal,sedangkan yang lain acceptable meskipun terdapat open defect namun masih dalam batas toleransi yang ditentukan. Perhitungan statistik dengan metode analisa varian ANAVA juga menunjukkan bahwa variasi yang diberikan memberikan pengaruh terhadap hasil percobaan yaitu Ftabel = 5,14 dan FHitung = 353,75. Diperoleh FHitung  &#62; Ftabel maka hipotesa H0 ditolak dan H1 diterima, dimana variasi sudut pengelasan dapat mempengaruhi tegangan tarik sambungan las SMAW sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa sudut pengelasan mempengaruhi kekuatan tarik material tersebut.</note>
<subject authority=""><topic>Sudut pengelasan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Uji tarik</topic></subject>
<subject authority=""><topic>SMAW</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Uji bending</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>621.14.11 Ari s</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0201962014</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>621.14.11 Ari s</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>383</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-12-19 08:39:46</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2014-12-19 08:40:19</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>